Chicken Katsu

Chicken Katsu, Begini Gorengnya Biar Tepung Nempel & Renyah

Chicken Katsu Merupakan Salah Satu Hidangan Khas Jepang Yang Populer Di Seluruh Dunia, Termasuk Di Indonesia. Hidangan ini berupa fillet ayam yang dilapisi tepung panir dan di goreng hingga berlapis renyah, tetapi tetap juicy di bagian dalam — sebuah kombinasi tekstur yang membuatnya disukai banyak orang. Di Jepang sendiri, Chicken Katsu sering di sajikan dengan saus tonkatsu, nasi hangat, salad kubis, atau sebagai topping kari. Menyelipkan trik chef dalam memasaknya membantu tepung panir lebih menempel dan menghasilkan kerenyahan yang tahan lama.  Berikut tiga cara utama membuat Chicken Katsu renyah ala chef yang bisa Anda praktikkan di rumah:

  1. Siapkan Ayam dengan Benar: Mengempukkan & Menipiskan

Langkah pertama yang sering ditekankan chef profesional adalah mempersiapkan ayam dengan baik sebelum proses pelapisan. Gunakan dada ayam tanpa tulang dan kulit, lalu tekan daging menggunakan pemukul daging hingga ketebalannya merata. Ini membantu beberapa hal:

  • Memastikan ayam matang secara merata saat digoreng.
  • Membuat permukaan lebih besar untuk tepung panir menempel lebih sempurna.
  • Mengurangi risiko bagian dalam terlalu matang sementara luar sudah kecokelatan.
  • Pastikan juga ayam sudah di beri bumbu dasar seperti garam dan merica untuk menambah rasa pada setiap lapisan daging.

2. Teknik Pelapisan yang Tepat: Tepung, Telur, dan Tepung Roti (Panko)

Rahasia utama chicken katsu yang renyah adalah pelapisan yang berlapis-lapis dan seimbang. Teknik ini khas makanan Jepang seperti torikatsu (katsu ayam):

  • Tepung terigu sebagai lapisan dasar – Tepung terigu membantu permukaan ayam menjadi kasar sehingga lapisan berikutnya bisa melekat lebih kuat.
  • Celupan telur – Telur yang sudah di kocok bertindak sebagai “lem” alami yang membantu panko (tepung roti Jepang) menempel lebih kuat pada ayam.
  • Panko (tepung roti kasar) sebagai lapisan luar – Tekstur panko lebih ringan dan berongga di banding tepung roti biasa, sehingga menciptakan lapisan renyah yang khas dan tidak mudah lepas saat di goreng.

Beberapa chef bahkan menganjurkan untuk mendinginkan ayam yang sudah di lapisi tepung panir di dalam lemari es selama 5–10 menit sebelum di goreng. Ini membantu panko lebih “set” dan menempel lebih kuat saat terkena minyak panas.

3. Menggoreng Chicken Katsu dengan Suhu Minyak Stabil

Menggoreng chicken katsu yang sempurna bukan soal minyak yang sangat panas atau rendah, tetapi minyak yang stabil di suhu sedang-tinggi. Suhu minyak yang tepat (sekitar 175–180°C atau panas sedang) membantu terciptanya lapisan luar yang cepat garing tanpa membuat ayam terlalu berminyak atau gosong prematur.

  • Minyak terlalu dingin → tepung panir menyerap lebih banyak minyak dan menjadi berat serta lembek.
  • Minyak terlalu panas → lapisan luar cepat mengeras dan gosong sementara bagian dalam ayam belum matang sempurna.

Chef biasanya menggoreng dalam batch kecil agar suhu minyak tetap stabil sepanjang proses. Setelah ayam matang kecokelatan, tiriskan di atas kertas serbet atau rak kawat agar minyak berlebih turun dan kerenyahan tetap maksimal.

Mengapa Chicken Katsu Jadi Favorit?

Hidangan ini sendiri merupakan variasi dari makanan Jepang bernama torikatsu, yang berarti ayam cutlet berlapis tepung panir. Hidangan ini terinspirasi dari tonkatsu (yang memakai daging babi) namun menggunakan ayam sebagai bahan utama sehingga cenderung lebih ringan dan di gemari banyak orang.

Karena teknik pelapisan panir yang benar inilah chicken katsu terasa garing di luar dan tetap empuk di dalam. Dengan trik chef di atas, Anda bisa membuat chicken katsu yang teksturnya mirip restoran Jepang langsung di dapur sendiri.

Tips Penyajian

Chicken katsu paling nikmat di santap dengan:

  • Saus tonkatsu atau saus BBQ manis-gurih.
  • Nasi hangat dan salad kubis untuk keseimbangan tekstur.
  • Tambahan lemon atau kari Jepang untuk variasi rasa.

Kombinasi ini membuat Chicken Katsu tidak hanya renyah teksturnya, tetapi juga kaya rasa dan cocok untuk menu makan siang atau makan malam keluarga.